Nadhira's: More Than Words

Exquisite Journey of Mine

Reblogged from kuntawiaji

(Source: iloveyourdoodles)

apriyantievi:

Sukses Delapan Dua Ribu Dua Belas #delapancoret

Reblogged from apriyantievi

apriyantievi:

Sukses Delapan Dua Ribu Dua Belas #delapancoret

PJ

  • kang Feri: NADHIRAAAA!
  • saya: apa kang?
  • kang Feri: PJ PJ PJ!
  • saya: PJ apa kang?
  • kang Feri: ranking 2 lah hahahaha
  • saya: apa gitu PJ teh?
  • kang Feri: yaa.. PJ.
  • saya: yee apa gitu kepanjangan PJ?
  • kang Feri: ...Pengen Jajan.

best wishes

pagi ini saya mendengarkan lagu di playlist iPhone saya and randomly it shuffled to a song, well, I’ve heard it of course but didn’t know what that really meant, until I listened to it.

-

I made these wishes with you
Went coast to coast
And we both felt so alive (so alive)
We traded safe for something we just had to be
And we almost lost our minds (lost our minds)
But we’re still here searching

This is loud
This is cold
This is endless and I know
Growing up has just begun
But theres a place
We could find
Where this pain is useless
And we’ll forever be the young

Summer came and flew by twice as fast
It was close enough to feel
And after all this waiting for skies to fall
I need this to be real
Oh, please let it be real

Where I was broken I am healed
I learned to fight
I learned to feel
And I cant believe my eyes
You are still here next to me
All I need you’re all I see
In this life we hope to find

This is loud
This is cold
This is endless and I know
(We’ll forever be the young)
This is loud
This is cold
This is endless and I know
(We’ll forever be the young)
It’s endless and I know

-

Be The Young by Yellowcard.

happy birthday, me!

Teh O

  • ayah: sabtu minggu ke Jakarta yuk
  • saya: gabisa aku sabtu minggu T.OOOOO
  • ayah: hah OOOOOO??
  • saya: hah?
  • ayah: kamu apa OOOOO?
  • saya: ih T.O bukan OOOOO -___-
  • ayah: alah tadi kamu bilang ' aku teh OOOO'
  • saya: bukaan, aku bilang T.O ih
  • ayah: loh kalo gitu harusnya 'aku teh T.OOOO'
  • saya: ih... *bete*
  • ibu: ya bapakmu memang begini dek, dari dulu

"rasanya kalian mau minta uang ke nenek kalian tapi baiknya cuma ke ibu kalian aja"

mission: FAILED

25 April 2012 adalah hari ulang tahun saya, yap, saya akhirnya berumur 17 tahun. KTP, SIM, fase hidup baru, kedewasaan, kemandirian, di hari-hari menuju tahun ke-18 inilah satu tahap dimana setiap langkah yang akan kalian ambil bukan berdasar pada teori, namun insting dan pengalaman. banyak orang merayakan hari spesial mereka, namun ternyata tanggal 25 April terlalui dengan cepat dan bahkan, post ini tidak akan menceritakan bagaimana tanggal 25 April terjadi dalam hidup saya, justru mulai 3 hari yang akan datanglah, bagaimana post ini akan menjadi sesuatu yang menarik untuk dibaca.

-

prolog

tanggal 20 April 2012 saya dan ibu saya pergi ke Jakarta dan menghabiskan waktu jauh-dari-mat-fisika-kimia-bio-sejenak bersama keluarga saya. saya berada di Jakarta sampai tanggal 26 April 2012. ya, teman-teman pelaku cerita ini, saya memang benar pulang hari kamis, bukan hari rabu seperti yang saya ceritakan (untuk penjelasannya, silakan bertanya setelah membaca post ini). hari kamis saya datang, lalu langsung pergi ke dokter gigi karena gigi saya seminggu itu sakit sekali. tapi, teman-teman, saya tidak memberi tahu kedatangan saya yang diharap-harapkan kepada teman saya. jadi saya berkomunikasi dengan mereka layaknya saya masih di jakarta.

-

inti cerita

pada hari kamis itu, seorang sahabat yang tidak tahu diuntung kerjaannya hanya minta traktir saja saya minta traktir, traktir ulang tahun katanya. ya saya bilang boleh, sekalian bertemu setelah sekian jaman tidak berjumpa. janjinya itu besoknya, tepatnya tanggal 27 April 2012. tapi ternyata janji hanyalah janji, sahabat saya itu ceritanya sudah sampai di depan rumah bukan pada waktu yang dijanjikan dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. sewaktu dia menunggu saya keluar, saya jumpalitan cari jaket dan kerudung, dan di saat saya telah selesai, dia pergi. pergi.

malamnya, dia sms saya, katanya hpnya hilang jadi tidak bisa memberi tahu sebelumnya. lalu akhirnya kita benar-benar janjian besoknya, tanggal 28 April 2012. lain orang, lain cerita. di satu sisi, ada seseorang yang bersakit-sakit menunggu kedatangan saya ke Bandung. buktinya, dia terus menanyakan ‘kapan pulang?’ dan inilah yang membuat saya geli.

tanggal 28 April 2012, saya janjian sama sahabat saya jam 3 sore di depan rumah saya. 2 jam sebelumnya, ada satu hal yang membuat saya tertawa terguling-guling di lantai a.k.a ROFL

di sini saya mencoba tetap bersikap tenang. jam 3 teng, sahabat saya pun datang. karena dia bawa motor, jadi dia kumanfaatkan saja HUHAHAHAHAHA. sebelum makan, kami ke daerah jl. dr. otten (dekat paskal), di situ terdapat toko alat-alat mendaki gunung, tapi bukan maksud saya mau mendaki gunung, tetapi untuk *censored*. jadi di sana saya beli jaket warna biru abu mashed up yg cocok buat dipakai di perjalanan motor. setelah itu, saya makan di daerah buah batu. selesai, matahari pun terbenam.

sahabat saya dengan baik hati mau mengantar saya ke rumah satu orang ini, tapi saya bilang ‘udah turun di sini aja biar ga ketauan hehe’. akhirnya saya berjalan sekitar 50 meter menuju rumah orang ini (atau sebut nama? baiklah). belum benar-benar sampai, saya lihat di dalam rumahnya kok seperti ada yang sedang berbicara serius, sehingga saya menjauh dan menelpon Rianda. Rianda tidak mengangkatnya, tapi ada seorang perempuan datang ke rumahnya. waktu saya lirik rumahnya, ternyata.. ternyata.. Rianda tiba-tiba mejeng di depan rumah, dengan mata tajam menyorot saya. I couldn’t help it, saya langsung berlari kepadanya dan tertawa. kamu tahu bagaimana wajahnya?

ga ketang becanda ya, Ri :))

waktu itu saya ditanya banyak hal tapi yang saya hanya bisa lakukan yaitu tertawa. karena? karena wajahnya yang seperti baru saja bertemu hantu nyata. setelah disuruh masuk ke rumahnya, saya diinterogasi, seperti saya adalah orang jahat. waktu saya kepo sms hp Rianda, bodohnya, dia tidak menghapus sms Susi dan Fitrenna. ketika saya membaca sms mereka, saya setengah mati menahan tawa. Rianda pun tahu saya membaca sms itu dan menjadi balad saya, bukan mereka HUHAHAHA. setelah itu, kami berbincang-bincang mengenai kegiatan masing-masing selama seminggu, hingga akhirnya satu topik membicarakan kado ulang tahun. tiba-tiba Rianda keluar dari kamar dan mengeluarkan buku yang tidak kecil dan juga tidak terlalu besar. di depan buku itu tertulis “25 April 1995 - 25 April 2012” dimana saya terelak membacanya. *oke lanjut* setelah membaca isinya, saya merasa sangat berterima kasih kepada Allah karena telah mengirim orang-orang terdekat saya di waktu yang tidak salah untuk menemani saya di dunia ini (wes lebay). karena hari makin malam, saya pun berpamitan kepada keluarga Rianda. sebelum saya benar-benar keluar dari rumahnya, tiba-tiba (lagi) Rianda keluar dari kamar mengeluarkan.. mengeluarkan.. SELIMUT. GAMBARNYA TAZMANIA. so speechless yet much hyper-excited, tidak menyangka akan dihadiahi itu :)). akhirnya saya pulang sampai di rumah.

-

besoknya, tanggal 29 April 2012, H+4

Susi mengajak saya untuk bertemuan di BIP, siang. Sarah ikut, tapi Fitrenna tidak ikut karena katanya dia akan menonton pertunjukkan tari adiknya yang diadakan di Cihampelas jadi dia tidak dapat bertemu saya, padahal saya sudah tahu dia berencana pergi ke rumah saya sebelum saya pulang dari pertemuan saya di BIP. lalu saya, Susi, dan Sarah pun bergosip ria di KFC seberang BIP. jam menunjukkan setengah 5 sore, Susi berpamitan pulang di saat saya tahu dia akan pergi ke rumah saya bersama Sarah (salah lo juga sus lirik-lirikan sama sarah, sangat tidak profesional -_-). saya langsung tahan Sarah, namun Susi sudah keluar dari KFC. 10 menit kemudian, saya dan Sarah keluar dari KFC dan berpamitan pulang. saya dijemput Rianda, Sarah membawa motornya sendiri. di saat Sarah dan Rianda bertatapan mata, tatapan Sarah penuh arti ke Rianda membuat saya ingin tertawa. lalu Susi menyuruh Rianda untuk memperpanjang waktu saya untuk sampai ke rumah, padahal saya yang membalas semua smsnya FUFUFUFU. di jalan, saya sms Fitrenna

sesampainya di rumah, kami melihat motor Sarah di halaman rumah saya (ga rapi bener ni anak kalau mau surprise). saya mengajak Rianda masuk ke rumah saya. lalu, kami sampai di kamar saya, mereka bertiga membajak kamar saya seakan-akan itu kamarnya, sebagai tanda kekesalan mereka terhadap kami berdua. saya tertawa melihat tampang mereka seperti ini

lebay ya sori sori :))

-

epilog

kamu tahu yang namanya Susi bete? seperti atmosfer ruangan berubah kelam. apalagi Fitrenna, seperti gunung Merapi mau meledak. tapi akhirnya mereka memberikan saya kado yang saya sudah tahu malam sebelumnya FUFUFUFU. kadonya itu mug yang luarnya berubah apabila diisi air panas menjadi hiasan yang mereka gambar. lalu saya mengisinya dengan air panas. dan itu benar-benar berubah wuooo. ada gambar saya, Susi, Sarah, Fitrenna dan impian saya, yaitu FTSL ITB 2012. setelah berbincang-bincang dan berkangen ria, Fitrenna pulang terlebih dahulu karena sudah dijemput. unfortunately, Rianda, Susi, and Sarah got to be home late and wet all over their body because it was raining hard that night. but the good news was they were all home safe and sound, but still fulfilled with misery and anger.

it was fun though, considering I failed their plans, not them.

so thank you, thank you very much for the gifts and memorable moments. :)

Reblogged from lomographicsociety

(Source: lomographicsociety)

Reblogged from megustamemes

(Source: thefuuuucomics)

Reblogged from natiqoh

  • Aku: Aku tidak pantas untukmu.
  • Kau: Kenapa?
  • Aku: Kau dari orang terpandang, sedangkan aku...
  • Kau: Aku dan Tuhan selalu memandangmu, apa lagi?
  • Aku: Kau pintar, kau punya banyak penggemar.
  • Kau: Penggemar? Aku tidak butuh mereka, aku hanya butuh pendamping dan pembimbing untuk anak-anakku kelak.
  • Aku: Aku tidak terlalu menguasai agama.
  • Kau: Kita bisa mendalaminya bersama-sama.
  • Aku: Aku tidak cantik. Tidak seperti mereka...
  • Kau: Tuhan akan marah jika mendengar perkataanmu tadi, justru aku memilihmu karena kau tidak mengobral kecantikanmu.
  • Aku: Kau ini kenapa? Sudah kubilang aku ini tidak pantas, kita ibarat bumi dan langit. Terlalu banyak perbedaan.
  • Kau: Perbedaan membuat kita lengkap.
  • Aku: Kau terlalu sempurna.
  • Kau: Belum. Akan sempurna jika kau ada.
  • Aku: Cukup. Saya tidak mau dengar lagi.
  • Kau: Seribu bunga tak mampu membuat kamu berlembut juga?
  • Aku: Temuilah ayah saya. Itu lebih berharga dari seribu bunga dan ungkapan cinta.
  • “Jika datang kepada kamu seorang lelaki yang engkau ridhoi agamanya dan akhlaknya untuk meminang perempuan kamu maka nikahkanlah dia jika tidak kamu lakukan demikian maka akan timbul fitnah dan kerusakan.” (HR Tirmidzi).
  • Imam Thabrani meriwayatkan dari Anas bin Malik, bahawa Rasulullah bersabda:
  • “Barang siapa menikah wanita kerana jabatannya, maka Allah hanya akan menambah kehinaan, barang siapa menikah kerana hartanya, maka Allah tidak akan menambah kecuali kefakiran, barang siapa menikahi wanita kerana nasab, maka Allah hanya akan menambah kerendahan. Dan barang siapa yang menikahi wanita kerana inigin menutupi (kehormatan) matanya, membentengi farji (kemaluan)nya, dan mempererat silaturrahim, maka Allah SWT akan memberi barakah-Nya kepada suami istri tersebut”